Mengulik Sosok Perempuan Cantik Penguasa Mataram Kuno

Awaludin, Jurnalis
Senin 18 Maret 2024 14:48 WIB
Pramodhawardani (foto: dok ist)
Share :

Lebih jauh Slamet Muljana menegaskan, Balaputradewa merupakan adik Samaratungga dan keduanya merupakan putra Samaragriwa atau Samaragwira, dengan kata lain Pramodhawardani merupakan keponakan Balaputradewa. Sementara genteng timbunan batu yang menjadi markas Balaputradewa identik dengan Situs Ratu Baka.

Sejarawan Boechari juga menemukan beberapa prasasti di sekitar situs tersebut. Namun bukan atas nama Balaputradewa, melainkan atas nama Rakai Walaing Mpu Kumbhayoni yang mengaku sebagai keturunan Sanjaya.

Maka musuh Rakai Pikatan bukan Balaputradewa sebagaimana diungkapkan de Casparis, melainkan Rakai Walaing Mpu Kumbhayoni. Istilah Walaputra dalam Prasasti Shivaghra menurut Boechari bukan bermakna Balaputradewa, melainkan anak bungsu yaitu Rakai Kayuwangi Dyah Lokapala, pahlawan yang berhasil menumpas pemberontakan Mpu Kumbhayoni.

Apabila pendapat Slamet Muljana dan Boechari di atas dipadukan, maka dapat disimpulkan bahwa perang antara Rakai Pikatan dan Balaputradewa tidak pernah terjadi. Menurut Prasasti Po Ngar, Kamboja memang berhasil melepaskan diri dari penjajahan Jawa.

Mungkin hal ini menjadi alasan Samaragriwa membagi kekuasaan Wangsa Sailendra untuk kedua putranya, yaitu Samaratungga di Jawa (Medang), sedangkan Balaputradewa di Sumatera bernama Kerajaan Sriwijaya.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya