Hasto kemudian menyinggung soal mesin partai yang mengalami intimidasi karena solid bergerak untuk memenangkan pasangan calon (paslon) capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
"Mesin partai sangat solid sampai diintimidasi, kalau kita diintimidasi. Kan kita ini berhadapan dengan abuse of power dari Presiden Jokowi yang semua aspek dikerahkan. Bansosnya, instrumen hukumnya, hasilnya sudah disetting terlebih dahulu seperti jaman orde baru, anggarannya ada automatic adjustment, itu kita hadapi," katanya.
"Lalu bagaimana dengan kemenangan di luar negeri yang tanpa bansos, tanpa intimidasi yang memberikan kemenangan bagi Ganjar-Mahfud, ini pertama kali hasil pilpres di luar negeri berbeda dengan hasil yang di dalam negeri," sambungnya.
(Angkasa Yudhistira)