Suharyanto menambahkan, pemberian bantuan kemanusiaan dari Indonesia tidak ada masalah karena sudah berulang kali menyerahkan bantuan ke luar negeri. “Untuk tahun 2023 saja ada enam kali,” tuturnya.
“Sehingga dengan pengalaman ini tentu saja kita pastikan bahwa kegiatan pemberian bantuan kemanusiaan atau bantuan kepada masyarakat korban konflik di luar negeri ini bisa terlaksana dengan baik dan lancar,” pungkasnya.
(Arief Setyadi )