Sederet Tantangan Satgas Kemanusiaan Kirim Bantuan ke Palestina, Ada Gangguan Navigasi

Jonathan Simanjuntak, Jurnalis
Kamis 11 April 2024 21:28 WIB
Satgas Kemanusiaan tiba kembali di Indonesia (Foto: Jonathan Simanjuntak)
Share :

JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) misi kemanusiaan untuk bantuan Palestina yang terdiri dari prajurit TNI rampung menjalankan misi pemberian bantuan logistik di Jalur Gaza, Palestina. Tak sedikit prajurit-prajurit itu harus berhadapan dengan sederet tantangan selama menjalankan 14 hari misi kemanusiaan itu.

Mission Commander, Kolonel (Pnb) Noto Casnoto misi itu dijalankan bersama sembilan negara di antaranya yakni Jordania, Mesir, Indonesia, Uni Emirate Arab, Inggris, Perancis, Jerman, Belanda dan Amerika Serikat. Adapun sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menerjunkan bala bantuan di Palestina.

"(Bantuan diturunkan) di Jalur Gaza. Jadi semua negara yang terlibat itu di bawah kendali dari pemerintah Jordan mulai dari akses masuk, pola operasinya itu di bawah kendali mereka," ungkap dia.

Misi kemanusiaan itu tak mudah dijalankan, sebab misi itu dijalankan di daerah konflik yang tengah aktif. Penerbangan pesawat secara beriring-iringan pun harus dijalankan secara disiplin dengan jarak waktu lima menit.

"Dari poin ke poin itu kita harus benar-benar disiplin, strict, menjaga jarak antar pesawat itu lima menit, tidak boleh terlalu dekat atau jauh," jelas dia.

Belum lagi, prajurit TNI yang dikerahkan untuk melakukan misi kemanusiaan itu belum mengetahui medan penerbangan di wilayah tersebut. Bahkan, segala jenis peringatan telah dilakukan sebelum misi itu dimulai, termasuk akan adanya gangguan navigasi yang memaksa para prajurit untuk melakukan penerbangan pesawat secara konvensional.

"Yang paling menantang adalah kita tidak pernah melihat medannya seperti apa kemudian kami pada saatnya berangkat itu sudah diwarning bahwa daerah itu adalah daerah operasi dan itu sedang aktif daerahnya sehingga kemungkinan besar terjadinya jamming radio, jamming navigasi itu itu sangat mungkin terjadi," ujarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya