Kronologi Getok Harga Ganti Ban Serep Rp200 Ribu di Jalur Puncak

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis
Sabtu 13 April 2024 16:36 WIB
Ilustrasi (Foto : Freepik)
Share :

BOGOR - Viral di media sosial dugaan getok harga bengkel kepada pengendara mobil di Jalur Puncak, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Peristiwa itu terjadi ketika pemilik mobil datang ke bengkel tersebut pada 10 April 2024.

"Kejadiannya kemarin pas Lebaran jam 3-an (sore) lah," kata Ketua RT setempat Dwi Muryanto ditemui wartawan, Sabtu (13/4/2024).

Ketika itu, pemilik mobil datang dengan keluhan ban mobilnya goyang. Setelah diperiksa, ternyata ada benjolan pada ban belakang sebelah kanan.

"Awalnya itu datang mobil Ertiga, yang punya turun dan bilang ban saya agak goyang-goyang nih. Sudah dicek semua, ternyata bannya benjol-benjol belakang sebelah kanan, diganti (ban serep)," ujarnya.

Kemudian, pemilik mobil meminta kepada bengkel untuk kembali memeriksa kondisi ban yang lainnya. Usai diperiksa mekanik, pemilik mobil menanyakan uang jasa tersebut kepada bengkel.

"Yang punya mobil ini bilang tolong dicekin semua ban-bannya. Akhirnya didongkrak, digoyang-goyangin, dibuka semua dibersihkan. Semua kampasnya sudah bersih, selesai. Nah, pemilik mobil tanya berapa ongkosnya dijawablah Rp200 ribu," tuturnya.

Di lokasi, pemilik mobil tidak berkomentar terkait harga tersebut dan membayarnya. Dikatakannya, harga tersebut sebenarnya masih bisa nego.

"Pemilik mobil langsung bayar dan enggak keberatan (saat itu). Kalau misalkan bilang punya cuma Rp150 ribu, nawar, kan bisa dikurangin. Orangnya enggak bilang apa-apa langsung bayar dan enggak nawar," ungkapnya.

"Dicek semuanya, enggak cuma ganti ban (serep) doang. Dibongkar, ban dibukain, dibersihin semua kampasnya. Permintaan dari pemilik mobil tersebut, 'tolong pak, dicek semua'. Masalah harga sebenarnya masih bisa nego. Kalau misalkan cuman ganti ban doang, ya kasih Rp20 ribu," sambung Dwi.

Di samping itu, dirinya membenarkan bengkel tersebut sempat didatangi polisi untuk menanyakan beredar viralnya dugaan getok harga di media sosial. Pemilik bengkel juga telah menyampaikan kronologi kejadiannya kepada pihak kepolisian.

"Polisi datang ingin tahu masalah dari awal sampai akhir aja. Mereka mengimbau dan saya pun klarifikasi seperti apa dari awal sampai akhir," tutupnya.

Sebelumnya, viral dugaan getok harga bengkel kepada pengendara di kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor. Polisi pun telah mendatangi bengkel dan memberikan teguran kepada pemiliknya.

Hal itu diunggah di media sosial oleh akun Instagram @bogorpisan. Dugaan getok harga itu dialami oleh pengendara mobil yang mengaku membayar Rp 200 ribu hanya untuk jasa meminta jasa ganti ban serep.

Dalam unggahannya, terlihat foto selembar kwitansi atau bukti pembayaran dari pemilik mobil kepada bengkel. Kejadian ini sangat disesalkan oleh pengendara tersebut karena menilai harga yang dipatok oleh bengkel terlalu tinggi.

"Bengkel sialan, cuma minta tolong ganti ban serep doang jasanya Rp 200 ribu. Dikiran ganti ban serep yang bisa lakuin cuma dia doang," tulis keterangan dalam foto yang diunggah akun @bogorpisan dikutip MNC Portal.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya