HUT ke-72 Kopassus, Hikayat Pasukan Komando Baret Merah yang Dibentuk Eks Sopir Ratu Wilhelmina

Fahmi Firdaus , Jurnalis
Senin 15 April 2024 03:05 WIB
Sejaraj Terbentuknya Pasukan Baret Merah/Foto: dok Kopassus
Share :

Visser juga sempat mudik pada 1947 ke Belanda dan tak lama kemudian bercerai denga istrinya, lantaran ‘ogah’ diajak ke Hindia Belanda (kini Indonesia). Sekembalinya ke Hindia Belanda, Visser dipromosikan jadi kapten, untuk menjabat pelatih kepala hingga 1949.

Pasca-penyerahan atau pengakuan kedaulatan Republik Indonesia Serikat (RIS) dari Kerajaan Belanda, Visser pensiun dan memilih jadi petani di Lembang, Bandung dengan istri barunya asal Sunda. Namun kehidupan sunyi sebagai petani itu hanya dialami Visser yang sudah jadi mualaf dan berganti nama jadi Mochammad Idjon Djanbi, selama dua tahun.

Pasalnya pada 1951, datang seorang kenalannya, Letda Sugianto yang ternyata jadi ajudan Kolonel Alexander Evert Kawilarang, Panglima Komando Tentara Teritorioum III/Siliwangi. Sugianto ingin meminta jasa Idjon Djanbi di TNI.

Saat itu, Kawilarang berkeinginan penuh mewujudkan harapan salah satu koleganya yang tewas dalam pemberantasan Republik Maluku Selatan, Kolonel Ignatius Slamet Rijadi, untuk membentuk pasukan khusus dengan kualifikasi para-komando.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya