Pangkatnya dinaikkan saat RPKAD tengah berulang tahun pada 1969 dari mayor menjadi letnan kolonel. Lantas pada suatu pagi pada 1 April 1977, Idjon Djanbi mangkat akibat penyakit usus buntu dan usus besar, hingga dimakamkan di TPU Kuncen, Yogyakarta.
Di tengah perjalanannya, Kopassus saat ini memiliki 5 grup dari sebelumnya 3 grup. Kelimanya adalah Grup 1/Parakomando berlokasi di Serang, Grup 2/Parakomando berlokasi di Kartasura, Grup 3/Pusat Pendidikan Pasukan Khusus — berlokasi di Batujajar, Grup 4/Sandhi Yudha berlokasi di Cijantung dan Grup 5/Anti Teror yang juga berlokasi di Cijantung, Jakarta Timur.
Nama besar Kopassus sudah menuai banyak pengakuan dan pujian dunia internasional, berkat keberhasilan sejumlah operasi khusus. Seperti Operasi Woyla, penugasaan di Timor-Timur, Aceh dan lain sebagainya.
Satuan elite yang bermarkas di Cijantung, Jakarta Timur itu bahkan pantas disandingkan dengan pasukan komando negara lain macam SAS (Special Air Service) Inggris dan Delta Force Amerika Serikat.
(Fahmi Firdaus )