SEMARANG – Viral di media sosial TikTok dinarasikan sebuah tempat judi digerebek warga di Jalan Telaga Bodas Kota Semarang, tepatnya di depan GOR Jatidiri Semarang sebelah Rumah Dinas Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah.
Tampak di video beberapa detik itu, seseorang memvideo di dalam ruangan yang dipenuhi orang-orang, sebagian besar laki-laki.
Tampak ada perempuan di sana. Ruangan terlihat cukup mewah. Terdengar juga suara orang menghardik dan berteriak-teriak.
Di video itu juga ada seorang pengacara Alvin Lim memberikan statement sembari melihat ponselnya.
“Markas judi di Semarang tepatnya di Telaga Bodas Semarang di depan Gedung Olahraga Jatidiri sebelah Rumah Dinas Kajati Jateng. Jadi kalau teman-teman melihat sebelumnya, kami sebelumnya sudah mengingatkan ke Kapolda Jateng (akan adanya tempat perjudian),” kata dia dalam video itu.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Jateng Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto membenarkan adanya video tersebut terjadi di Semarang. Namun, saat digerebek itu bukan terkait judi namun buntut dari ricuh suporter PSIS Semarang dan suporter PSS Sleman saat kedua tim bertanding di Stadion Jatidiri Semarang.
“Itu kejadiannya sudah lama (yang di video) saat suporter bola antara Semarang dan Sleman yang merusak mobil, di tahun 2023, kemudian ada yang nyasar ke sana,” kata Kombes Satake Bayu saat dikonfirmasi Kamis (18/4/2024).
Dia menyebut kejadian itu terjadi Minggu (3/12/2023) sekira pukul 16.00 WIB di halam rumah beralamat di Jalan Telaga Bodas Raya nomor 8 Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang.
Saat itu terjadi pengrusakan kaca mobil Toyota Avanza warna hitam metalik nopol H 1432 EV milik Turmudi (47) warga Bergas, Kabupaten Semarang yang diduga dilakukan sekelompok anak muda dan masuk ke rumah.
Kombes Satake menyebut, laporan dari Kapolrestabes Semarang saat ini terkait video yang menyebutkan adanya aktivitas judi akan dilaksanakan penyelidikan lebih lanjut.
“Terkait aktivitas sampai saat ini tidak ada kegiatan,” kata dia.
Video di TikTok itu sendiri hingga kini sudah disukai 4.4.32 kali, mendapatkan 804 komentar dan diteruskan 533 kali. Komen netizen beragam, di antaranya “di seluruh konoha ada” hingga “Kapolri dapat bagian juga (emoticon tertawa)”. Komentar itu dituliskan beberapa jam lalu.
(Fakhrizal Fakhri )