Sementara selain erupsi hembusan, gunung berketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut (Mdpl) ini, sepanjang Minggu juga mengalami 1 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 3.6 milimeter dan durasi 22 detik.
Satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 6.5 milimeter dan lama gempa 60 detik. Sedangkan tremor menerus atau microtremor terekam memiliki amplitudo 0.5 sampai 2 milimeter dengan dominan 0.5 milimeter.
Selama April, Gunung Marapi telah 14 kali meletus dan mengalami hembusan sebanyak 116 kali.
Gunung Marapi saat ini berstatus Siaga atau berada pada Level III (tiga). Masyarakat dilarang memasuki dan beraktivitas dalam wilayah radius 4.5 kilometer dari pusat erupsi di kawah Verbeek di Puncak Gunung Marapi.
(Arief Setyadi )