Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gunung Marapi Meletus Setinggi 2.400 Meter, Waspada Hujan Abu

Binti Mufarida , Jurnalis-Kamis, 11 Juni 2026 |07:54 WIB
Gunung Marapi Meletus Setinggi 2.400 Meter, Waspada Hujan Abu
Erupsi Gunung Marapi (Foto: PVMBG)
A
A
A

JAKARTA - Gunung Marapi di Sumatera Barat mengalami erupsi pada 11 Juni 2026 pukul 03.02 WIB. PVMBG mencatat tinggi kolom abu vulkanik teramati ± 2.400 meter di atas puncak (± 5.291 meter di atas permukaan laut).

"Kolom abu teramati berwarna cokelat dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 27,7 mm dan durasi sementara ini ± 57 detik. Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat," tulis PVMBG.

Saat ini, Gunung Marapi berada pada Status Level II (Waspada) dengan rekomendasi masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat erupsi (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.

PVMBG meminta masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/aliran/bantaran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi, terutama saat musim hujan.

PVMBG mengingatkan jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut guna menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA), serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit. Selain itu, masyarakat juga diminta mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh.

"Seluruh pihak agar menjaga suasana yang kondusif di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoaks), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah," imbaunya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement