Lebih jauh, Ketua Umum Partai Gerindra itu merasa bahwa penyematan angka tersebut memiliki makna dalam hidupnya hingga terpilih menjadi Presiden ke-8.
“Saya baru sadar ‘oh jangan-jangan ini mungkin ada sesuatu kekuatan yang beri saya angka 8 akhirnya saya jadi presiden ke-8’, kan begitu. Coba kalau beliau (Luhut Pandjaitan) bilang 'wo, kau 07' siapa tahu aku jadi presiden ke7 kan. Tapi akhirnya saya terima, 'oh benar',” jelasnya.
(Arief Setyadi )