Prabu Jayabaya Murka dan Bunuh Ki Ajar Usai Disuguhkan 8 Jenis Makanan di Gunung Padang

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis
Minggu 12 Mei 2024 07:00 WIB
Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)
Share :

5. Bawang putih satalam (bawang putih sebungkus kain).

6. Darah sapitrah (sekaleng darah, merujuk pada zakat fitrah yang ditakar dengan kaleng).

7. Seorang endang (murid perempuan).

8. Bunga seruni saconthong (bunga seruni satu conthong).

Prabu Jayabaya yang paham makna dari suguhan tersebut sontak saja memancing amarah Prabu Jayabaya dan langsung menghunuskan kerisnya kepada Ki Ajar dan endang yang menyuguhkannya jamuan itu hingga mati.

Putranya terheran-heran dengan apa yang dilakukan ayahnya, ia bertanya-tanya, mengapa seorang guru yang menyambut dengan baik malah dibunuh? Dan mengapa endang itu juga ikut dibunuh padahal tidak tahu apa-apa?

Namun pertanyaan itu tak berani disampaikannya karena melihat Prabu Jayabaya masih murka. Ketika sampai di rumah dan dirasa Ayahnya sudah tidak memperlihatkan kemarahannya, ia pun bertanya mengenai alasan mengapa Ayahnya melakukan perbuatan itu.

Prabu Jayabaya menjelaskan bahwa Ki Ajar telah berkhianat kepada gurunya, yaitu Maulana Ali Syamsu Zain. Namun alasan mengapa Ki Ajar berkhianat tidak dibeberkan oleh Prabu Jayabaya.

Prabu Jayabaya juga mengatakan kepada putranya, “Apan wus den wangseni mring pandhita ing nguni tan kena gingsir ing besuk (Sebagaimana sudah dipesankan oleh pendeta itu bahwa ini adalah kepastian yang tak bisa diubah).”

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya