Survei Poldata Indonesia: Dua Staf Khusus Ridwan Kamil Masuk Bursa Pilwalkot Bandung

Awaludin, Jurnalis
Kamis 23 Mei 2024 09:10 WIB
foto: dok Survei Poldata Indonesia
Share :

JAKARTA - Direktur Eksekutif Poldata Indonesia, Fajar Arif Budiman mengatakan, pihaknya menggelar survei Peta Elektabilitas Calon Walikota Bandung 2024, menjelang Pemilihan Wali Kota Bandung, sejumlah pihak meningkatkan intensitas komunikasi politik. Hasilnya, sejumlah nama muncul sebagai kandidat. Nama-nama yang muncul beragam, mulai dari kandidat yang sudah dikenal lama dalam dunia politik, maupun wajah-wajah baru dalam konteks pemilihan kepada daerah.

Sebanyak 15 tokoh yang terjaring Survei Poldata Indonesia diantaranya Atalia Praratya, Anggota DPR-RI terpilih dari Partai Golkar yang juga merupakan istri dari Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat 2018-2023), lalu dua staf khusus Ridwan Kamil seperti Ir. H. Juwanda dan Arfi Rafnialdi.

“Atalia menduduki peringkat pertama pada setiap pengukuran, baik top of mind maupun pertanyaan tertutup mengenai popularitas dan elektabilitas. Hal ini tentu tidak mengejutkan mengingat hasil perolehan suara Atalia di Pileg 2024 yang lalu,” kata Fajar Arif Budiman dalam keterangannya, Kamis (23/5/2024).

Meski didominasi oleh Atalia Praratya, kata dia, terjadi perubahan urutan antar hasil pengukuran popularitas dan elektablitas. Popularitas tertinggi Atalia yakni 72,71%, lalu Erwin 45,10%, Edwin Sanjaya 35,43%, Juwanda 30,92%, Acep Lulu Iddin 28,44%, dan , dan Arfi Rafnialdi 23,35%. Sedangkan elektablitas, Atalia yang memperoleh 43,3% disusul oleh Erwin 13,8%, Acep Lulu Iddin 7,9%, Andri Gunawan 6,4%, Edwin Sanjaya 5,3%, dan Arfi 1,4%.

“Masih terjadi dinamika yang fluktuatif terkait kecenderungan pilihan masyarakat Kota Bandung. Memang hingga saat ini belum ada kepastian siapa saja yang akan menjadi peserta Pilwalkot Kota Bandung sehingga masyarakat belum menentukan pilihan. Namun yang harus diperhatikan adalah meskipun sempat dinyatakan mundur dari pencalonan, elektabilitas Atalia masih sangat tinggi dan mendomiinasi di antara nama-nama yang muncul pada bursa,” bebernya.

Kader Golkar Mendominasi dalam Bursa Wali Kota Partai politik masih menjadi sumber utama kaderisasi politik terutama untuk mengisi jabatan publik kepala daerah dan wakil kepala daerah di Kota Bandung. Belum terlalu banyak nama-nama di luar kader partai politik yang menghiasi bursa kepala daerah di Kota Bandung.

Beberapa partai politik pun telah membuka pendaftaran untuk penjaringan di internal partai. Fajar menyebut Partai Golkar merupakan partai politik yang berhasil memunculkan paling banyak nama di bursa kandidiat. Selain Atalia, H. Edwin Sanjaya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandung berada di posisi ketiga dalam popularitas. Disusul oleh Ir. H. Juwanda dan Arfi Rafnialdi sebagai kader baru partai golkar faksi Ridwan Kamil.

Selain partai Golkar, PKS merupakan partai politik kedua yang berhasil mendorong tiga nama untuk masuk ke bursa pencalonan wali kota Bandung. Sementara Gerindra dan Nasdem masingmasing menyumbangkan dua kadernya untuk masuk ke bursa.

“Partai Golkar berhasil menjalankan fungsi edukasi dan kaderisasi politik jika dilihat dari jumlah figur kader partai partai yang berhasil merebut perhatian masyarakat. Namun tentu ini belum final. Sejumlah partai masih dalam tahapan untuk melakukan penjaringan dan diketahui banyak nama-nama potensial yang diisukan akan muncul seperti Melly Goeslaw, Reza Arfah, dan Fiki Satari," bebernya.

Diketahui, pengambilan data di mulai pada 25 hingga 30 April 2024, dengan populasi survei seluruh warga Kota Bandung yang memiliki hak pilih, dengan responden dipilih acak dengan tehnik multi-stage random sampling dan proporsional atas populasi kecamatan, dengan sampel 1.031 responden, dengan margin of error sebesar +/- 2,99% pada tingkat kepercayaan 95%.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya