Pemilik kontrakan, tutur Dirkrimum, ayah Pegi Perong mengenalkan anaknya sebagai keponakan dan bukan anak kandung. Orang tua Pegi Perong merupakan mandor bangunan dan sering menerima pekerjaan borongan.
Karena itu, ayah Pegi memiliki tukang atau pekerja bangunan. "Menurut keterangan dari teman-temannya juga di sana, Pegi emang sering keluar kampung. Dalam artian dia bekerja sebagai tukang bangunan. Dia emang jarang pulang ke rumah," tutur Dirkrimum.
Kombes Pol Surawan mengatakan, Pegi pernah kembali ke Cirebon pada 2019. Setelah beberapa hari di Cirebon, Pegi mencari pekerjaan di luar kota.
(Khafid Mardiyansyah)