Hanya saja, ia berpandangan bahwa isu ini tidak bisa menjadi masalah sekitar 90 juta Pekerja lainnya.
"Nah ini kan akhirnya 9,9 juta rumah tangga yang belum punya rumah tetapi menjadi masalah 90 juta Pekerja dan Pekerja Mandiri. Harusnya dilokalisir gitu," katanya.
Persoalan berikutnya, tidak ada kejelasan apakah Tapera ini dalam bentuk instrumen tabungan atau yang lainnya. Sehingga, masyarakat bisa mendapatkan penjelasan yang komperhensif.
"Ini harus didefinisikan, ini tabungan atau simpanan yang ada atau dijamin oleh LPS sebagaimana perbankan. Atau ini asuransi ataukah ini investasi. Kalo ini investasi, sebagaimana di BP Tapera itu ada manajer investasinya gitu, bagaimana jaminan berapa persen gitu," tanya Suryadi.
(Fakhrizal Fakhri )