Dia menegaskan, bahwa peristiwa tersebut merupakan perbuatan tidak terbuji dan meminta maaf kepada masyarakat atas peritiwa tersebut. Sebanyak tiga anggota yang terlibat, yaitu Aipda A, Aiptu A dan Brigadir A bakal ditindak.
"Langkah-langkah yang sudah kami lakukan tentunya saat ini tadi anggota sudah kami panggil sudah kami tarik dan kami akan proses," ujar dia.
Lebih lanjut Latif meminta masyarakat agar melapor kalau nantinya didapati ada hal serupa. Dirinya pun mewanti-wanti supaya anak buahnya tidak melakukan perilaku tidak terpuji itu.
"Tentunya kita sudah tidak akan henti-henti untuk mengingatkan, karena penilangan secara manual sudah, khususnya di Jakarta , sudah kami sangat batasi. Penilangan nya menggunakan ETLE. Jadi penilangan dilakukan untuk khusus manual itu yang betul-betul penyebab kecelakaan," pungkasnya.
(Awaludin)