“Apalagi dengan segudang prestasi yang telah dicapai Kejari Tangsel, para pelaku kejahatan pasti makin pusing mencari cara untuk mempengaruhi masyarakat untuk membenci kejaksaan,” ujarnya.
Fajar mengajak seluruh insan Adhyaksa Kejari Tangsel untuk terus berfokus pada penyelesaian penanganan tindak pidana secara profesional, proporsional, dan mengedepankan integritas serta transparan dalam semua tahapan penanganannya.
Fajar mencatat ada sejumlah cara yang dilakukan pelaku kejahatan untuk melemahkan integritas dan mencoreng nama baik Kejari Tangsel.
Seperti memanfaatkan berbagai media sosial dengan dalih kriminalisasi, melakukan berbagai upaya dengan tuduhan-tuduhan yang tidak berdasar bahkan upaya pelaporan dengan berbagai cara seolah-olah menjadi korban, melakukan upaya gratifikasi atau penyuapan. Dan membangun opini-opini negatif baik kepada perorangan maupun institusi.