Sebelumnya diberitakan, Juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) OPM Sebby Sambom mengatakan kepada AP bahwa dia belum menerima laporan apa pun dari para milisi kelompoknya terkait dengan kematian pilot tersebut.
"Namun, jika itu terjadi, itu adalah kesalahannya sendiri karena memasuki wilayah terlarang kami," kata Sambom kepada AP, yang dilansir Selasa (6/8/2024).
"Kami telah mengeluarkan peringatan beberapa kali bahwa wilayah itu berada di bawah zona terlarang kami, wilayah konflik bersenjata yang dilarang untuk didarati pesawat sipil mana pun," ujarnya.
(Angkasa Yudhistira)