Hizbullah juga mengatakan pihaknya ada dalam kondisi siaga tinggi, seraya menambahkan jika warga sipil terluka, akan ada hukuman yang sangat berat.
Kantor Berita Nasional resmi Lebanon melaporkan serangan Israel di sejumlah besar lokasi di Lebanon selatan. Kekerasan lintas batas sejak Oktober telah menewaskan lebih dari 600 orang di Lebanon, sebagian besar pejuang Hizbullah tetapi termasuk sedikitnya 131 warga sipil, menurut penghitungan AFP.
Di pihak Israel, pihak berwenang telah mengumumkan kematian sedikitnya 23 tentara dan 26 warga sipil, termasuk di Dataran Tinggi Golan yang dianeksasi.
(Susi Susanti)