Ia mengaku awalnya tidak menaruh curiga, lantaran pembayaran dilakukan dengan tanda tangan di atas materai. Namun, menjelang jadwal fitting baju pada 4 Oktober 2024 lalu, pemilik WO sudah hilang kabar.
“Ketika saya mau fitting (baju) di bulan ini tanggal 4 sekalian pre-wedding. Saya minta, ini orang sudah enggak ada kabar. Di tanggal 3 saya cek ke kantornya itu udah kosong,” ucapnya.
Lina menyebut, selain dirinya ada puluhan korban lain yang bernasib sama dengannya. Para korban kini telah saling berkomunikasi melalui grup WhatsApp.
(Qur'anul Hidayat)