Dia menuturkan anggaran tersebut sengaja disediakan, agar program - progam pasangan RIDO menyasar langsung ke masyarakat hingga komponen terkecil.
"Jadi mereka memegang uang Rp 1 Miliar itu, mereka mempergunakan, merencanakan program-program apa yang paling dibutuhkan untuk setiap RW, dan mereka kemudian mengelola bersama-sama, partisipatif," katanya.
"Nah, masing-masing RW kan punya kebutuhan beda tuh. RW yang sebelah sama RW yang sebelah dalam satu kampung yang berbeda aja, kebutuhannya beda," imbuhnya.
(Awaludin)