Selain itu, tokoh-tokoh dari sektor bisnis seperti Elon Musk disebut-sebut memiliki peluang untuk memainkan peran dalam kebijakan ekonomi, meskipun kemungkinan Musk akan menolak jabatan resmi karena potensi konflik kepentingan dengan posisinya di perusahaan besar seperti SpaceX.
Jo-Anne Sears, seorang rekan di Center for the Study of the Presidency and Congress, menjelaskan, tim transisi Trump kemungkinan besar akan mempertimbangkan kandidat dari berbagai latar belakang untuk memastikan bahwa mereka membawa keahlian yang dibutuhkan di bidang seperti keamanan nasional dan inovasi teknologi.
“Saya mendengar dari tim transisi bahwa mereka benar-benar ingin membawa yang terbaik ke Washington, DC,” ungkap Sears.
“Mereka akan datang dari berbagai wilayah di Amerika, tidak hanya dari New York atau D.C,” tambahnya.
Di sisi lain, beberapa mantan anggota kabinet Trump yang sangat setia mungkin akan mendapat posisi kembali, seperti Mike Pompeo yang mungkin dipertimbangkan untuk posisi penting seperti Menteri Pertahanan, dan Richard Grenell yang mungkin kembali sebagai penasihat keamanan nasional.
(Erha Aprili Ramadhoni)