MERANGIN - Warga kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, Jambi geger saat sepasang suami istri ditemukan gantung diri di rumah kontrakannya di RT 29 Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, Jambi.
“Dua orang tewas gantung diri habis shalat Ashar di dalam rumah kontrakan ini,” ujar salah satu warga setempat.
Informasi yang dihimpun, keduanya berasal dari Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, dan baru sekitar setengah bulan mengontrak, pasangan ini disebut memiliki seorang anak. Korban diketahui bernama Syahril, sementara perempuan bernama Irma. Keduanya meninggalkan surat wasiat untuk keluarganya.
“Permohonan maaf kami tuk Amak-Abak,” tulisan awal surat itu. Kami ingin di kubur di liang yg sama sebagai permintaan terakhir,” sambung surat yang ditulis di secarik kertas dengan bertanda nama Irma & Si’I.
Sementara itu, Kapolres Merangin AKBP Ruri Roberto melalui Kasat Reskrim Polres Merangin Iptu Mulyono membenarkan adanya peristiwa itu.
"Kedua korban yang tewas gantung diri adalah Sy dan IR, keduanya merupakan warga Sumatera Barat yang baru tinggal dikontrakan RT 29 Desa Sungai ulak, dari hasil pemeriksaan sementara oleh Dokter Rumah sakit Abunjani Bangko, korban diduga tewas bunuh diri sendiri dengan cara menggantung leher dengan tali yang diikatkan ke kayu atap rumah bagian dapur. Saat ini kami masih mendalami motif apa yang mendasari pasutri ini bunuh diri," ujar Iptu Mulyono, Kamis (12/12/2024).
Dari keterangan pemilik kontrakan, kedua korban ini belum satu bulan menempati rumah kontrakan tersebut, namun kedua korban jarang berinteraksi dengan tetangga sekitar, dan menurut informasi korban IR adalah istri kedua dari korban Sy, keduanya sudah memilki anak dari pasangan masing masing suami dan istri pertamanya.
(Awaludin)