Fenomena Tanah Bergerak di Lebak, 7 Rumah Rusak dan Jalan Ambles

Fariz Abdullah, Jurnalis
Rabu 01 Januari 2025 14:47 WIB
Fenomena tanah bergerak di Lebak bikin jalan ambles (Foto : MNC Media)
Share :

LEBAK- Fenomena tanah bergerak kembali terjadi di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Rabu (1/1/2025). Akibatnya jalan utama di Kampung Kebon Kelapa, Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar mengalami ambles.

Bahkan, pergerakan tanah yang kedua kalinya terjadi ini juga mengakibatkan 7 rumah mengalami kerusakan yakni retak-retak pada bagian dinding.

Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama membenarkan adanya fenomena pergerakan tanah yang kedua kalinya terjadi di Desa Cilangkap. "Betul itu kaya dulu lagi ada 7 rumah dan jalan utama desa amblas,"kata Febby saat dihubungi.

Pernah Terjadi pada 2022

Menurut Febby, fenomena serupa sempat terjadi pada tahun 2022. Korbannya pun masih sama yakni jalan utama dan beberapa rumah yang mengalami kerusakan. "Waktu itu sudah ditangani dan sekarang terjadi lagi," tuturnya.

Lebih jauh Febby menerangkan beberapa tahun silam pihaknya sudah mengusulkan kepada pihak BBWSC3 untuk melakukan penanganan pada bantaran Sungai. Namun hingga saat ini tidak ada tindak lanjut. "Itu kan pinggiran sungai, sudah kita usulkan untuk dilakukan Bronjong ke BBWSC tapi ya sampai saat ini tidak ada kabar berita lagi," katanya.

Kata Febby, pemerintah daerah  akan melakukan penanganan untuk perbaikan jalan di tahun 2025 mengingat pentingnya akses untuk lalulintas masyarakat. "Tahun ini pemerintah melalui dinas terkait akan melakukan penanganan jalannya. Karena kalau direlokasi juga keterbatasan lahannya," katanya.

 

Jalan Ambles Sedalam 1,2 Meter

Sementara salah seorang warga sekitar, Eti mengungkapkan, bahwa jalan ambles terjadi akibat intensitas hujan tinggi yang terjadi sepanjang malam. Ia memperkirakan, jalan yang ambles sekitar 45 meter dengan kedalaman 1,2 meter.

"Akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sepanjang malam, membuat jalan di kampung kami ambles,"kata Eti.

Dikatakannya, jalan tersebut merupakan akses utama desanya yang menuju Kota Rangkasbitung. Akibat amblasnya jalan tersebut, ada tiga rumah warga termasuk rumah dirinya alami kerusakan.

"Iya rumah saya dan warga yang lain temboknya retak-retak, seperti tembok depan rumah saya retak dampak jalan ambles ini," katanya. 

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya