Asal Usul Kata Bhayangkara Era Kerajaan Majapahit, Berasal dari Bahasa Jawa Kuno

Avirista Midaada, Jurnalis
Selasa 01 Juli 2025 06:34 WIB
Ilustrasi pasukan Majapahit (Foto: Ist/jejaktapak)
Share :

BHAYANGKARA sebutan kepolisian yang diperingati setiap 1 Juli berasal dari bahasa Jawa kuno. Bhayangkara memang menjadi pasukan pengamanan Raja Majapahit di kala Jayanagara berkuasa. Dibentuk oleh Jayanagara, Bhayangkara jadi semacam Paspampres di pemerintahan Indonesia saat ini.

Bhayangkara memiliki tugas khusus dan dibekali peralatan khusus. Jumlahnya hanya sedikit tak seperti satuan pasukan Kerajaan Majapahit lainnya. Namun, Bhayangkara berhasil menyelamatkan Jayanagara dari pemberontakan Ra Kuti. 

Kata Bhayangkara sendiri muncul dari bahasa Jawa yang digunakan di era Majapahit. Bhayangkara sendiri terdiri dari dua kata 'bhaya' dan 'ahangkara'. Kata "Bhaya" bermakna bahaya, berbahaya, atau menakutkan. Adapun "ahangkara" bermakna aku atau kami. Dengan demikian, Bhayangkara memiliki pengertian aku atau kami yang menakutkan atau berbahaya.

 

Serat Pararaton menyebutkan Mada mengiringi Raja Jayanegara untuk mengungsi ke Desa Badander, ketika istana diserang Ra Kuti dan kawan-kawannya. Tapi menariknya Jayanagara justru dibunuh Ra Tanca, tabib atau dokter istana atas inisiatif Gajah Mada yang mengatur pembunuhan itu.

Menurut beberapa sumber, Gajah Mada membunuh Jayanagara melalui Ra Tanca, karena kelakuan raja Majapahit tersebut telah melanggar perundang-undangan kerajaan lantaran menggauli istri orang. Selain itu, pertemuan rahasia antara Gajah Mada dan Gayatri, istri dari pendiri Kerajaan Majapahit juga konon jadi penyebabnya.

Perbuatan Jayanagara tersebut merupakan perbuatan nista, karena menurut kitab Kutaramanawardharmasastra bahwa hukuman bagi siapa saja yang mengganggu perempuan bersuami amatlah berat.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya