Menurut Dery, saat ini pihaknya masih terus mengembangkan kasus ini karena masih ada beberapa grup Facebook serupa.
Sebelumnya, warga Bandar Lampung resah dengan adanya grup pasangan sejenis di media sosial Facebook. Grup tersebut diikuti 11 ribu anggota.
Berdasarkan penelusuran, grup tersebut bernama Grup Gay Bandar Lampung. Dalam grup tersebut tampak beberapa anggota grup memposting terkait undangan atau ajakan untuk mencari pasangan sesama jenis.
"Absen siapa pecinta bocil SMP," kata pemilik salah satu akun digrup tersebut.
"Di Bandar Lampung ada ndak teman yang mau ngasih tumpangan minep (menginap) semalam saja," tulis akun lainnya.
(Awaludin)