Senior Terduga Penganiaya Prada Lucky Diperiksa Polisi Militer

Danandaya Arya putra, Jurnalis
Jum'at 08 Agustus 2025 13:18 WIB
Prada Lucky tewas diduga dianiaya seniornya di TNI AD (Foto: Joni Nura/Okezone)
Share :

JAKARTA - Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana, Kolonel Inf Candra, menyampaikan terduga pelaku penganiaya Prada Lucky Chepril Saputra Namo (23) tengah dilakukan pemeriksaan oleh Sub Detasemen Polisi Militer (Subdenpom) Kupang. Prada Lucky diduga tewas akibat dianiaya seniornya.

"Terhadap para personel yang diduga terlibat, saat ini sedang dilakukan proses penyelidikan dan pemeriksaan oleh pihak Subdenpom Kupang," ujar Candra, Jumat (8/8/2025).

Dia menjelaskan, selama proses pemeriksaan ini, pihaknya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Namun jika terbukti bersalah, pihaknya tak segan-segan melakukan tindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Maka akan ditindak tegas sesuai hukum dan ketentuan yang berlaku di lingkungan militer," ujarnya.

Diketahui, Prada Lucky (23), meninggal dunia di RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu 6 Agustus 2025. Korban yang baru dua bulan mengabdi di militer ini, diduga tewas akibat dianiaya seniornya.

Prada Lucky bertugas di Batalyon TP 834 Wakanga Mere. Ia dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami tindakan kekerasan yang diduga dilakukan beberapa prajurit TNI seniornya. Korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 11.23 WITA akibat henti jantung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Prada Lucky sempat mengaku kepada dokter yang memeriksanya bahwa ia telah dianiaya oleh sesama prajurit TNI. Pengakuan ini disampaikan saat korban berada di ruang radiologi.

Saat diperiksa, ditemukan sejumlah luka sayat dan lebam di sekujur tubuhnya. Pada bagian belakang tubuhnya, ditemukan banyak luka yang diduga akibat hantaman benda keras. Selain itu, pada bagian lengan dan kaki korban, terdapat sejumlah luka bakar yang mirip dengan bekas sundutan rokok.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya