JAKARTA — Faksi Partai Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (DPR AS) pada Senin (8/9/2025) merilis surat ucapan selamat ulang tahun yang diduga ditulis Donald Trump kepada pelaku kejahatan seksual dan pedofil Jeffrey Epstein lebih dari 20 tahun lalu. Gedung Putih segera membantah keaslian surat tersebut.
Surat tersebut, yang keberadaannya dilaporkan oleh Wall Street Journal pada Juli, tampaknya ditandatangani oleh Trump, tetapi ia membantahnya dan mengatakan surat itu tidak ada.
Partai Demokrat di Komite Pengawas DPR merilis surat tersebut setelah Kongres menerima “buku ulang tahun” tahun 2003 dari pengacara Epstein. Surat itu bertanggal tiga tahun sebelum tuduhan pelecehan seksual oleh Epstein dipublikasikan pada 2006.
Pada hari yang sama, Partai Republik yang mengendalikan Komite Pengawas merilis ratusan halaman dokumen yang diserahkan oleh pengacara Epstein, termasuk “buku ulang tahun” lengkap, surat wasiat Epstein, dan perjanjian nonpenuntutan tahun 2007 dengan jaksa di Florida.
Surat ulang tahun tersebut berisi teks dialog yang diduga antara Trump dan Epstein, di mana Trump memanggilnya “sahabat” dan berkata, “Semoga setiap hari menjadi rahasia indah lainnya.” Teks tersebut terdapat di dalam sketsa kasar siluet seorang perempuan telanjang.