Ia menambahkan, meski belum bisa memastikan apakah ini kriminal biasa atau terstruktur, pola serangan yang muncul bertepatan dengan kritik Imparsial terhadap sejumlah peristiwa membuatnya patut diduga sebagai intimidasi terhadap pembela hak asasi manusia.
"Kita tidak ingin menuduh, tetapi ada pola yang terlihat. Setiap kali kami mengkritik peristiwa tertentu, serangan terhadap kawan-kawan di Imparsial, termasuk saya, maupun kantor, terjadi," tandasnya.
(Awaludin)