Menbud menegaskan, bahwa seluruh tokoh tersebut memenuhi kriteria sesuai peraturan perundang-undangan, dan keteladanan mereka diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus bangsa.
“Jasa-jasa mereka jelas, konkret, dan teruji melalui proses yang panjang, bahkan melalui seminar dan publikasi. Semoga keteladanan mereka memberi semangat bagi kita semua,” ujar Fadli.
Terkait penetapan Jenderal Besar TNI H. M. Soeharto, Fadli menegaskan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada kajian mendalam atas fakta sejarah perjuangannya.
“Pak Harto ikut dalam Serangan Umum 1 Maret, pertempuran di Ambarawa dan Semarang, menjadi Komandan Operasi Mandala perebutan Irian Barat, serta berperan besar dalam pembangunan dan pengentasan kemiskinan,” papar Fadli.
Sementara itu, Menteri Sosial (Mensos) Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul menekankan bahwa penganugerahan ini merupakan bentuk penghormatan negara terhadap jasa-jasa tokoh bangsa.
“Mari kita belajar untuk melihat sejarah secara utuh. Setiap masa punya tokohnya, dengan kelebihan dan kekurangannya. Yang terpenting adalah meneladani jasa dan perjuangan mereka,” tutup Gus Ipul.
(Awaludin)