“Saya cari pekerjaan di Telegram untuk lowongan Kamboja dan Filipina. Setelah dihubungi pihak yang mengiklankan, diberitahu bahwa pekerjaannya terkait judi online,” ujarnya.
Meski mengetahui bidang usaha tersebut, MAP tetap melamar karena ingin mendapatkan tambahan penghasilan. Ia mengaku tidak menjalani tes khusus, hanya diminta mengirimkan data diri.
“Setelah di-approve, saya masuk grup training untuk pelatihan via Telegram sampai akhirnya bisa terjun langsung. Tugas saya melayani customer yang banyak mengeluhkan masalah deposit dan withdraw,” tutupnya.
(Awaludin)