Trump Mati Langkah Mengatasi Iran

Opini, Jurnalis
Selasa 27 Januari 2026 11:07 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump diniliai kebingungan menentukan langkah dalam menghadapi Iran. (Foto: Instagram)
Share :

Pernyataan ini sejalan dengan laporan media AS yang menyebutkan bahwa kapal induk USS Abraham Lincoln beserta kelompok kapal serangnya dialihkan dari Laut China Selatan menuju Timur Tengah. Armada tersebut diperkirakan tiba di kawasan itu dalam beberapa hari ke depan.

Langkah Washington ini muncul tak lama setelah Trump melunak dari ancaman sebelumnya terhadap Iran, menyusul klaim bahwa Teheran memberikan jaminan tidak akan mengeksekusi para demonstran anti-pemerintah. Trump bahkan menyebut ancamannya telah mencegah eksekusi lebih dari 800 orang, meski klaim tersebut dibantah oleh otoritas Iran.

Di sisi lain, Trump kembali membuka peluang dialog dengan kepemimpinan Iran. Namun, ia menegaskan garis merah AS tetap sama, yakni program nuklir Teheran.

Pernyataan tersebut merujuk pada serangan udara AS terhadap fasilitas nuklir Iran pada Juni 2025, ketika Washington bergabung dalam konflik 12 hari bersama Israel. Saat itu, AS juga melakukan peningkatan kekuatan militer secara signifikan di kawasan Timur Tengah.

Merespons hal tersebut, Presiden Iran memperingatkan AS bahwa serangan kepada Ayatollah Ali Khamenei berarti perang skala penuh (harb wasi'ah nithaq).

Selain itu, Pezeskhian juga memperingatkan semua serangan yang diarahkan ke Iran akan memicu respons keras.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya