Pesan Ketum PBNU ke Prabowo : Jangan Terbawa Arus yang Mungkin Rugikan Palestina

Binti Mufarida, Jurnalis
Rabu 04 Februari 2026 10:56 WIB
Pesan Ketum PBNU ke Prabowo : Jangan Terbawa Arus yang Mungkin Rugikan Palestina (Okezone)
Share :

JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, memberikan pesan khusus kepada Presiden Prabowo Subianto terkait strategi diplomasi Indonesia dalam membantu kemerdekaan Palestina.

1. Jangan Terbawa Arus

Gus Yahya mewanti-wanti agar langkah Indonesia tidak terjebak dalam arus kepentingan yang justru berisiko merugikan rakyat Palestina. Penegasan ini diungkapkan Gus Yahya saat bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2/2026). 

“Kami memahami semua yang dijelaskan oleh Pak Presiden dengan menitipkan pesan agar tidak mudah untuk terbawa arus yang mungkin nantinya justru merugikan Palestina, merugikan rakyat Palestina,” kata Gus Yahya kepada awak media usai pertemuan, dikutip pada Rabu (4/2/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Gus Yahya mengungkapkan, Presiden Prabowo memberikan penjelasan ekstensif mengenai kebijakan Indonesia yang lebih terukur dan progresif. Salah satunya adalah keputusan Indonesia untuk berpartisipasi dalam inisiatif Board of Peace yang digagas Amerika Serikat (AS).

“Kami mendapatkan penjelasan dari Bapak Presiden mengenai banyak hal, khususnya mengenai upaya dan perjuangan Indonesia di dalam membantu Palestina. Pada tataran nilai, saya kira semuanya sepakat bahwa menolak penjajahan, memperjuangkan kemerdekaan untuk semua bangsa adalah amanat proklamasi,” jelas Gus Yahya.

Meski terlibat dalam inisiatif tersebut, Gus Yahya menekankan, Indonesia harus tetap berada pada jalur konsolidasi dengan negara-negara Islam dan Timur Tengah. Hal ini penting agar keberadaan Indonesia di dalam dewan tersebut benar-benar menjadi kekuatan untuk membela Palestina, bukan sebaliknya.

 

Menanggapi pesan dari PBNU, Gus Yahya menyebut Presiden Prabowo berkomitmen penuh untuk tetap waspada. Presiden Prabowo, kata Gus Yahya, menegaskan prinsip Indonesia dalam mendukung kedaulatan Palestina adalah sesuatu yang tidak bisa ditawar.

“Presiden mengatakan bahwa semua akan dilakukan dengan kewaspadaan, dengan prinsip yang sama sekali tidak bisa ditawar untuk menjaga, membela, dan membantu rakyat Palestina, khususnya di Gaza,” kata Gus Yahya.
 

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya