AS Tuduh China Gelar Uji Coba Nuklir Rahasia

Rahman Asmardika, Jurnalis
Minggu 08 Februari 2026 13:02 WIB
Ilustrasi.
Share :

JENEWA – Amerika Serikat (AS) menuduh Beijing melakukan uji coba nuklir rahasia pada 2020, dan menyerukan perjanjian pengendalian senjata baru yang lebih luas yang melibatkan China serta Rusia.

Tuduhan tersebut dilayangkan dalam konferensi perlucutan senjata global, Jumat (6/2/2026), menyoroti ketegangan serius antara Washington dan Beijing pada momen penting dalam pengendalian senjata nuklir. Hal ini juga terjadi sehari setelah perjanjian New START, yang membatasi penempatan rudal dan hulu ledak AS dan Rusia, berakhir.

"Saya dapat mengungkapkan bahwa pemerintah AS mengetahui bahwa China telah melakukan uji coba ledakan nuklir, termasuk mempersiapkan uji coba dengan daya ledak yang ditentukan dalam ratusan ton," kata Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk Pengendalian Senjata dan Keamanan Internasional, Thomas DiNanno, kepada Konferensi Perlucutan Senjata di Jenewa, sebagaimana dilansir Reuters.

DiNanno mengatakan bahwa militer Tiongkok "berupaya menyembunyikan pengujian dengan mengaburkan ledakan nuklir karena mereka menyadari bahwa pengujian ini melanggar komitmen larangan uji coba. Tiongkok telah menggunakan 'decoupling', sebuah metode untuk mengurangi efektivitas pemantauan seismik, guna menyembunyikan aktivitas mereka dari dunia."

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya