AS Tuduh China Gelar Uji Coba Nuklir Rahasia

Rahman Asmardika, Jurnalis
Minggu 08 Februari 2026 13:02 WIB
Ilustrasi.
Share :

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa uji coba dengan daya ledak tersebut digelar pada 22 Juni 2020.

Presiden AS Donald Trump pada Oktober memerintahkan militer AS untuk segera melanjutkan proses pengujian senjata nuklir, dengan mengatakan bahwa negara-negara lain juga melakukannya, tetapi tanpa memberikan detail atau mengidentifikasi negara-negara tersebut.

Duta Besar China untuk perlucutan senjata, Shen Jian, tidak secara langsung menanggapi tuduhan tersebut, tetapi menegaskan bahwa Beijing selalu bertindak bijaksana dan bertanggung jawab dalam masalah nuklir.

"China mencatat bahwa AS terus-menerus dalam pernyataannya membesar-besarkan apa yang disebut ancaman nuklir China. China dengan tegas menentang narasi palsu tersebut," ujarnya.

"AS adalah penyebab memburuknya perlombaan senjata."

Para diplomat di konferensi tersebut mengatakan tuduhan AS itu baru dan mengkhawatirkan. China, seperti AS, telah menandatangani tetapi belum meratifikasi Perjanjian Pelarangan Uji Coba Nuklir Komprehensif (CTBT), yang melarang uji coba nuklir eksplosif. Rusia telah menandatangani dan meratifikasinya, tetapi menarik ratifikasinya pada 2023.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya