Boni mengaku menangkap adanya nuansa yang mengkhawatirkan dari perubahan istilah tersebut. Menurutnya, ada dua kemungkinan di balik narasi Mensesneg.
“Saya jadi agak menangkap ada nuansa yang tidak enak nih. Apakah dia mau menaikkan kelas dari teman-teman yang bertemu dengan Presiden, atau ingin melemahkan peran oposisi itu menjadi kelompok yang bagian dari kitalah? Artinya bahwa tidak ada lagi oposisi, kira-kira gitu,” ucapnya.
(Rahman Asmardika)