Ia menolak menyebutkan siapa yang ia inginkan untuk mengambil alih Iran, namun mengatakan, "ada orang-orangnya."
"Selama 47 tahun, mereka terus bicara dan bicara dan bicara," kata Trump.
Trump lama menyuarakan skeptisisme mengenai pengiriman pasukan darat ke Iran. Tahun lalu ia sempat berujar, "hal terakhir yang ingin Anda lakukan adalah (mengirim) pasukan darat."
Jenis kekuatan tempur AS yang dikerahkan di Timur Tengah sejauh ini menunjukkan opsi serangan terutama melalui kekuatan udara dan laut. Namun, di Venezuela, Trump menunjukkan kesediaan untuk mengandalkan pasukan operasi khusus guna menangkap presiden negara tersebut, Nicolas Maduro, dalam penggerebekan bulan lalu.
Menanggapi komentar terkait persiapan operasi militer yang berkelanjutan, juru bicara Gedung Putih Anna Kelly menyatakan, "Presiden Trump menaruh semua opsi di atas meja terkait Iran."
"Beliau mendengarkan berbagai perspektif tentang isu apa pun, namun membuat keputusan akhir berdasarkan apa yang terbaik bagi negara kita dan keamanan nasional," ujar Kelly.
(Arief Setyadi )