Ambulans Nyaris Dibakar OTK di Yahukimo, Pelaku Diburu Aparat

Jonathan Simanjuntak, Jurnalis
Minggu 15 Februari 2026 06:25 WIB
Ambulans nyaris dibakar OTK di Yahukimo, Papua Pegunungan (Foto: Ist)
Share :

JAKARTA - Dua unit ambulans milik Puskesmas Aplim nyaris dibakar orang tak dikenal (OTK) di Jalan Seradala KM 04, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu 14 Februari 2026. 

Peristiwa bermula pada pukul 21.05 WIT, dua OTK mendatangi area Puskesmas Aplim dan mengancam akan membakar bangunan serta kendaraan ambulans yang terparkir. Pelaku diduga membawa bahan bakar jenis solar dalam botol air mineral berukuran 1.600 ml.

Kepala Desa Kurima, Luter Matuan (40), menjelaskan kedua pelaku itu sempat menyiramkan solar di sekitar ban.

"Kalau puskesmas dibakar, kami tidak punya tempat lagi untuk berobat," ujar Luter, Sabtu.

Luter menjelaskan, saat itu warga berkumpul untuk melakukan negosiasi agar ambulans tidak dibakar. Bahkan, Luter mengaku dirinya sempat memberikan uang Rp500 ribu.

"Setelah menerima uang tersebut, keduanya membatalkan aksi pembakaran dan melarikan diri ke arah Jalan Seradala," ucap Luter.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, menegaskan aparat tidak akan mentolerir peristiwa ini. Faizal memastikan tindakan tegas akan dilakukan dengan memburu pelaku.

"Fasilitas kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat. Kami tidak akan mentolerir segala bentuk ancaman terhadap layanan publik, apalagi yang menyangkut keselamatan warga. Penanganan dilakukan secara tegas dan terukur sesuai hukum," ujarnya.

Faizal juga menyebut pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan para saksi.
Sejauh ini, kata Faizal, petugas memang menemukan satu botol air mineral diduga berisi sisa solar dan beberapa helai rumput kering yang terindikasi telah disiram bahan bakar.

"Meski tidak ditemukan jejak kaki, titik-titik siraman solar di sekitar ban kendaraan memperkuat dugaan percobaan pembakaran," ungkap dia.

Usai olah TKP, kedua ambulans dikawal menuju RSUD Dekai untuk memastikan keamanan fasilitas layanan kesehatan tetap terjaga.

Saat ini, penyelidikan masih berlangsung untuk mengidentifikasi dan memburu pelaku. Polisi juga telah mengarahkan saksi untuk membuat laporan resmi serta melengkapi administrasi penyidikan.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya