Reza menyebut, informasi yang dihimpun warga menyebutkan debu diduga berasal dari kebocoran sambungan produksi semen. Namun, ia belum dapat memastikan kebenaran informasi tersebut karena hingga malam hari belum ada klarifikasi resmi dari pihak pabrik.
“Ada yang bilang pipa semen bocor, karena ada yang dengar ledakan juga sore tadi, kayak ban meletus. Tapi kita nggak bisa menyimpulkan ya, karena sampai malam ini belum ada klarifikasi dari pabrik ke warga sekitar,” jelasnya.
Debu tebal yang menyelimuti kawasan permukiman mulai mereda setelah hujan deras turun pada sore hari. Kini kondisi di sekitar lokasi berangsur normal dan terkendali.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun manajemen pabrik terkait penyebab pasti peristiwa tersebut.
(Awaludin)