Diduga Bocor, Abu Tebal dari Pabrik Semen Selimuti Ciater Serpong

Hambali, Jurnalis
Senin 16 Februari 2026 21:30 WIB
Abu tebal di Ciater (foto: dok ist)
Share :

TANGSEL - Abu tebal menyelimuti kawasan Ciater, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (16/2/2026) sore. Abu tersebut diduga bertebaran akibat kebocoran dari dalam pabrik pengolahan semen di Jalan Buntu, Rawa Mekar Jaya.

Peristiwa itu viral setelah diunggah ke media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat abu putih bertebaran laksana kabut tebal hingga menutup hampir seluruh ruang udara di sekitar kawasan padat penduduk tersebut.

“Aduh, telah terjadi kebocoran pipa semen,” ucap seorang warga dalam video yang diunggah akun @wargatangsel.

Pabrik pengolahan semen itu berada tepat di sisi pertigaan lampu lalu lintas Rawa Mekar Jaya. Di sekitarnya terdapat permukiman warga serta sejumlah sarana publik.

Salah satu tokoh pemuda setempat, H Reza Pahlepi (32), mengatakan debu pekat yang menyelimuti kawasan tersebut sempat memicu kepanikan warga. Selain menimbulkan bau, debu juga membatasi jarak pandang para pengguna jalan.

“Debunya tebal banget, seperti abu semen. Bertebaran sampai jarak sekitar 3 sampai 4 kilometer. Semua warga di sini terkena dampak, apalagi yang membawa kendaraan di jalan,” tuturnya di lokasi.

 

Reza menyebut, informasi yang dihimpun warga menyebutkan debu diduga berasal dari kebocoran sambungan produksi semen. Namun, ia belum dapat memastikan kebenaran informasi tersebut karena hingga malam hari belum ada klarifikasi resmi dari pihak pabrik.

“Ada yang bilang pipa semen bocor, karena ada yang dengar ledakan juga sore tadi, kayak ban meletus. Tapi kita nggak bisa menyimpulkan ya, karena sampai malam ini belum ada klarifikasi dari pabrik ke warga sekitar,” jelasnya.

Debu tebal yang menyelimuti kawasan permukiman mulai mereda setelah hujan deras turun pada sore hari. Kini kondisi di sekitar lokasi berangsur normal dan terkendali.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun manajemen pabrik terkait penyebab pasti peristiwa tersebut.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya