Banyak negara kini memandang Indonesia sebagai mitra strategis. Bukan hanya karena jumlah penduduknya besar, tetapi juga karena kepemimpinannya yang tegas. Indonesia dianggap mampu menjembatani kepentingan Timur dan Barat. Di tengah dunia yang makin terpolarisasi, posisi ini sangat berharga.
Tentu masih banyak pekerjaan rumah. Tantangan ekonomi global tidak mudah. Konflik geopolitik juga semakin kompleks. Namun, arah yang diambil saat ini menunjukkan optimisme. Diplomasi tidak lagi sekadar menjaga hubungan baik, tetapi juga mencari keuntungan nyata bagi rakyat.
Era baru politik luar negeri Indonesia tampaknya memang sedang dimulai. Lebih aktif, lebih berani, dan lebih strategis.
Jika konsistensi ini dijaga, Indonesia berpotensi menjadi pemain utama di panggung dunia, bukan hanya penonton. Dan itu adalah kabar baik bagi masa depan bangsa.
(Arief Setyadi )