JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyebutkan banjir, kemacetan dan kemiskinan masih masalah utama yang terjadi di Ibu Kota. Rano mengungkapkan hal itu saat memberikan sambutan dalam safari ramadan di Masjid Lautze, Sawah Besar, Jakarta Pusat.
"Bapak, ibu sekalian, Jakarta ini cuma tiga intinya. Pertama banjir, kedua macet, ketiga kemiskinan kota," kata Rano, Sabtu (21/2/2026).
Hal ini ia sampaikan juga sebagai pengingat satu tahun pemerintahan yang ia jalani bersama Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Selama satu tahun ini, ia mengakui belum sepenuhnya menyelesaikan tiga persoalan yang menjadi masalah Jakarta.
"Alhamdulillah kemarin kita merayakan satu tahun kita menjadi pemimpin di DKI Jakarta. Tentu satu tahun itu belum bisa banyak yang kita bisa lakukan, karena memang Jakarta begitu luas permasalahannya," ucap dia.
Meski hasilnya belum maksimal, Rano menegaskan salah satu persoalan banjir di Jakarta akan menjadi prioritas yang akan ia selesaikan bersama Pramono Anung. Ia menjelaskan program pengendalian banjir Jakarta melalui normalisasi Kali Ciliwung, Kali Krukut, dan Kali Cakung Lama.
"Kemudian tahun ini mungkin baru kita mulai pembangunan disebut normalisasi Kali Ciliwung," ucapnya.
Pemprov DKI Jakarta juga terus mengeruk sedimen kali yang ada di Ibu Kota demi menampung debit air ketika hujan.
"Banjir insya Allah, hari pertama saya menjadi Wakil Gubernur, kami melakukan pengerukan sungai dan danau-danau, situ-situ. Karena kita sadar, bayangin Ibu, Bapak, Jakarta ini dilintasi 13 sungai," ucap dia.
(Erha Aprili Ramadhoni)