JAKARTA - Menteri Agama (Menag), Nazaruddin Umar, mendatangi Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK pada Senin (23/2/2026). Menag datang untuk melaporkan dugaan gratifikasi penggunaan jet pribadi saat berkunjung ke Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Berdasarkan pantauan, Nasaruddin terlihat tiba di lokasi sekira pukul 09.28 WIB. Tidak sampai satu jam, ia sudah terlihat keluar dari bangunan tersebut.
"Kali ini saya datang lagi ya, untuk menyampaikan tentang terkait kemarin, kepergian saya menjalankan tugas di Sulawesi Selatan ya, di Makassar dengan menggunakan pesawat khusus itu ya," kata Nasaruddin.
Ia menyebutkan, penggunaan jet pribadi lantaran waktu pemberangkatan yang hampir tengah malam. Di sisi lain, ia juga harus balik ke Jakarta besok paginya.
"Saya datang ke sini untuk menyampaikan hal itu ya. Alhamdulillah sudah berjalan lancar," ujarnya.
Ia melanjutkan, hal ini akan menjadi contoh baik bagi pegawai Kementerian Agama (Kemenag) maupun penyelenggara negara lainnya.
"Mari kita menjadi penyelenggara negara yang baik ya. Laporkan apapun yang mungkin subhat buat kita, laporkan apa adanya," ucapnya.
Sebelumnya, KPK berharap Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar untuk merespons dan melapor terkait dugaan gratifikasi terkait fasilitas jet pribadi dari Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) tanpa perlu dipanggil.
Penggunaan jet pribadi tersebut saat Menag melakukan perjalanan ke Takalar, Sulsel, untuk meresmikan Gedung Balai Sarkiah pada Minggu, 15 Februari 2026.
"Syukur-syukur kalau kemudian sudah merespons, bisa mempertanggungjawabkan tanpa harus diundang, tanpa harus dipanggil," kata Ketua KPK, Setyo Budiyanto kepada wartawan yang dikutip Kamis (19/2/2026).