JAKARTA – Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus menegaskan, bahwa DPR RI tidak pernah mengeluarkan pernyataan dukungan untuk menutup gerai minimarket ternama di seluruh Indonesia. Ia menyebut informasi yang beredar tersebut sebagai hoaks dan tendensius.
“Saya sampaikan dan bisa disaksikan lewat rekaman rapat antara Komisi V DPR RI dan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, tidak ada pernyataan kami yang meminta Alfamart dan Indomaret supaya ditutup. Kesimpulan rapat sebagai dokumen resmi juga bisa dilampirkan sebagai bukti,” ujar Lasarus kepada wartawan di Jakarta, Senin (23/2/2026).
Pernyataan itu disampaikan menanggapi unggahan di media sosial Instagram yang menampilkan foto Ketua DPR RI Puan Maharani seolah-olah menyatakan DPR mendukung penutupan minimarket tersebut.
“Dalam unggahan tersebut menampilkan Ibu Puan Maharani yang sangat saya hormati. Dengan ini saya tegaskan, pernyataan terkait sebaran Alfamart dan Indomaret adalah pernyataan saya, bukan Ibu Puan Maharani,” jelasnya.
Lasarus kembali menegaskan, bahwa unggahan bertuliskan “DPR Dukung Menteri Desa Tutup Alfamart-Indomaret Demi Koperasi Desa” adalah berita hoaks.
Ia menjelaskan, pernyataannya saat rapat didasari keluhan masyarakat, khususnya pedagang toko kelontong yang kesulitan bersaing dengan jaringan ritel modern hingga ke pelosok desa.
Atas dasar itu, Lasarus menyampaikan gagasan agar ekspansi gerai ritel modern dibatasi hanya sampai tingkat kabupaten dan kecamatan. Tujuannya untuk memberi ruang bagi pedagang sembako di desa, BUMDes, maupun koperasi desa agar dapat berkembang.
“Saya menyampaikan pemikiran agar Alfamart dan Indomaret cukup sampai kabupaten dan kecamatan saja, supaya rantai pasok kebutuhan pokok masyarakat desa memberi kesempatan kepada pedagang lokal dan koperasi desa,” katanya.
Sebelumnya, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menyatakan jika Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih telah berjalan optimal, maka ekspansi minimarket di desa sebaiknya dihentikan.
“Saya setuju, kalau Kopdes sudah berjalan, sejatinya Alfamart dan Indomaret setop,” ujar Yandri dalam rapat dengan Komisi V DPR di Gedung DPR, Senayan, pada 12 November 2025.
Senada, Menteri Koperasi Ferry Juliantono juga mengimbau agar ritel modern tidak lagi menambah gerai di wilayah pedesaan demi memperkuat posisi Kopdes Merah Putih sebagai pusat aktivitas ekonomi desa.
Pemerintah, kata dia, ingin koperasi mengambil peran utama dalam distribusi kebutuhan pokok di tingkat lokal.
(Awaludin)