Lasarus kembali menegaskan, bahwa unggahan bertuliskan “DPR Dukung Menteri Desa Tutup Alfamart-Indomaret Demi Koperasi Desa” adalah berita hoaks.
Ia menjelaskan, pernyataannya saat rapat didasari keluhan masyarakat, khususnya pedagang toko kelontong yang kesulitan bersaing dengan jaringan ritel modern hingga ke pelosok desa.
Atas dasar itu, Lasarus menyampaikan gagasan agar ekspansi gerai ritel modern dibatasi hanya sampai tingkat kabupaten dan kecamatan. Tujuannya untuk memberi ruang bagi pedagang sembako di desa, BUMDes, maupun koperasi desa agar dapat berkembang.
“Saya menyampaikan pemikiran agar Alfamart dan Indomaret cukup sampai kabupaten dan kecamatan saja, supaya rantai pasok kebutuhan pokok masyarakat desa memberi kesempatan kepada pedagang lokal dan koperasi desa,” katanya.