Aksi perusakan portal itu sebelumnya viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat sekelompok pemotor berhenti di depan portal pembatas jalan. Salah satu orang dari kelompok tersebut turun dari motor dan membuka paksa portal agar rombongan bisa melintas.
“Waktunya orang senang tampil,” demikian narasi yang tertulis dalam video tersebut.
Setelah berhasil menjebol pembatas, kelompok pemotor itu diduga sengaja masuk ke JLNT Casablanca untuk membuat konten video di atas jalur tersebut.
Sebagai informasi, JLNT Casablanca memang ditutup secara rutin pada malam hari sejak Maret 2024. Kebijakan tersebut diambil oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama kepolisian karena maraknya aksi balap liar pada dini hari.
Selain itu, tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan roda dua juga menjadi pertimbangan. Faktor embusan angin kencang (crosswind) di ketinggian JLNT dinilai berbahaya bagi pengendara sepeda motor.
(Awaludin)