Intelijen Rusia: Inggris dan Prancis Berusaha Persenjatai Ukraina dengan Bom Nuklir

Rahman Asmardika, Jurnalis
Rabu 25 Februari 2026 09:20 WIB
Ilustrasi. (Foto: Unsplash)
Share :

JAKARTA – Dinas Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR) pada Selasa (24/2/2026) menuduh Inggris dan Prancis secara aktif berupaya menyediakan bom nuklir bagi Kyiv.

Dalam sebuah pernyataan, SVR mengklaim bahwa Inggris dan Prancis percaya dengan memiliki senjata nuklir, Ukraina akan mampu memperoleh persyaratan yang lebih menguntungkan untuk mengakhiri konflik.

“Diyakini bahwa Ukraina perlu dipasok dengan ‘senjata ajaib’. Kyiv akan dapat mengklaim persyaratan yang lebih menguntungkan untuk mengakhiri permusuhan jika memiliki bom atom, atau setidaknya bom yang disebut ‘kotor’,” bunyi pernyataan tersebut, sebagaimana dilansir Anadolu.

Disebutkan bahwa Jerman “dengan bijak menolak untuk berpartisipasi dalam petualangan berbahaya ini.”

Menurut SVR, London dan Paris saat ini sedang menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan penyediaan senjata tersebut dan sistem pengirimannya kepada Kyiv.

 

“Kita sedang membicarakan transfer rahasia komponen, peralatan, dan teknologi Eropa di bidang ini ke Ukraina. Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah hulu ledak kompak TN75 Prancis untuk rudal balistik M51.1 yang diluncurkan dari kapal selam,” kata pernyataan itu.

SVR menekankan bahwa “Inggris dan Prancis menyadari bahwa rencana mereka menyiratkan pelanggaran berat terhadap hukum internasional,” terutama Perjanjian tentang Non-Proliferasi Senjata Nuklir, serta terkait dengan risiko pembongkaran rezim non-proliferasi global.

“Dalam hal ini, upaya utama pihak Barat difokuskan untuk membuat munculnya senjata nuklir di Kyiv tampak sebagai hasil pengembangan oleh Ukraina sendiri,” tambah pernyataan itu.

Parlemen Rusia Meluncurkan Penyelidikan

Dinas intelijen Rusia menuduh Paris dan London telah “kehilangan akal sehat” dan mengatakan mereka “berharap untuk menghindari tanggung jawab dengan sia-sia.”

 

“Segala sesuatu yang dirahasiakan pasti akan terungkap. Di kalangan militer, politik, dan diplomatik Inggris Raya dan Prancis, ada banyak orang yang bijaksana yang memahami bahaya yang ditimbulkan oleh tindakan sembrono para pemimpin mereka terhadap seluruh dunia,” tegasnya.

Sehubungan dengan pernyataan SVR, majelis tinggi parlemen Rusia, Dewan Federasi, mendesak para anggota parlemen di London dan Paris, serta organisasi internasional, untuk menyelidiki niat Inggris dan Prancis memasok Kyiv dengan alat peledak nuklir.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya