1,9 Juta Tiket Kereta Terjual saat Periode Libur Lebaran 2026

Ari Sandita Murti, Jurnalis
Sabtu 28 Februari 2026 18:40 WIB
Kereta (Foto: Dok KAI)
Share :

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026 terus bergerak positif. Sejumlah relasi favorit seperti Jakarta–Yogyakarta, Jakarta–Semarang, serta Jakarta–Surabaya menunjukkan peningkatan pemesanan.

"Berdasarkan update 28 Februari 2026 pukul 08.00 WIB, sebanyak 1.910.149 tiket telah terjual dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan. Tingkat okupansi sementara mencapai 42,5 persen, sehingga masih terdapat sekitar 2,58 juta tempat duduk yang dapat dimanfaatkan masyarakat," ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba, Sabtu (28/2/2026).

Menurutnya, untuk KA Jarak Jauh, penjualan mencapai 1.873.640 tiket dari kapasitas 3.571.760 tempat duduk, dengan tingkat okupansi 52,5 persen. Sementara itu, KA Lokal terjual 36.509 tiket dari kapasitas 926.936 tempat duduk atau okupansi 3,9 persen.

"Penjualan KA Lokal diperkirakan terus meningkat mendekati hari keberangkatan karena mayoritas tiket baru dapat dipesan mulai H-7," tuturnya.

Pelanggan dapat mempertimbangkan fleksibilitas jadwal atau memanfaatkan skema connecting train untuk memperoleh rute dan waktu keberangkatan yang sesuai. KAI terus memantau dinamika penjualan dan memastikan kesiapan operasional agar Angkutan Lebaran 2026 berlangsung aman, tertib, dan lancar, sekaligus memberikan ruang mobilitas yang optimal bagi masyarakat.

"Kereta Ekonomi Kerakyatan kami hadirkan untuk memberikan pilihan perjalanan yang lebih terjangkau bagi masyarakat. Respons yang cukup baik menunjukkan bahwa layanan ini menjadi alternatif mobilitas yang diminati pada masa Angkutan Lebaran," katanya.

Ia menerangkan, sebagai bagian dari perluasan akses perjalanan masyarakat pada masa Lebaran, KAI menghadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan yang mulai dijual pada 25 Februari 2026 untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026. Hingga 28 Februari 2026, Kereta Ekonomi Kerakyatan mencatat penjualan 14.449 pelanggan dari total kapasitas 27.368 tempat duduk atau tingkat okupansi 53 persen.

"Pada sejumlah tanggal arus balik, tingkat keterisian Kereta Ekonomi Kerakyatan bahkan melampaui 100 persen per hari perjalanan karena adanya pola naik-turun penumpang pada lintas relasi. Hal ini menunjukkan respons positif masyarakat terhadap layanan dengan tarif terjangkau tersebut," ujarnya. 

Beberapa tanggal dengan tingkat keterisian relatif rendah untuk KA Jarak Jauh antara lain:
1.    1 April 2026 (H+10): 18.617 tiket terjual dari 161.100 tempat duduk (11,6 persen)
2.    31 Maret 2026 (H+9): 29.812 tiket terjual dari 161.100 tempat duduk (18,5 persen)
3.    30 Maret 2026 (H+8): 47.339 tiket terjual dari 163.432 tempat duduk (29 persen)
4.    11 Maret 2026 (H-10): 32.964 tiket terjual dari 159.404 tempat duduk (20,7 persen)
5.    12 Maret 2026 (H-9): 53.457 tiket terjual dari 159.404 tempat duduk (33,5 persen)

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya