Dia menerangkan, petugas juga berfokus kepada titik lain di sekitar lokasi. Di antaranya ada dua perempatan di sana. Sekitar setengah jam gerombolan pengendara tersebut melawan arah.
“Nggak lama meluap, cuma setengah jam. Kita mau memberi tindakan kebetulan traffic light mati cuma nyala yang kuning aja,” ujar dia.
Pada saat kejadian, lanjut dia, sebanyak tiga personel polisi lalu lintas berjaga di sekitar lokasi. Penindakan diberikan berupa teguran, karena tilang hanya berlaku secara elektronik.
“Sementara kita beri tindakan teguran saja. Semua tindakan tilang pakai e-TLE. Paling lama itu jam 9, setelah jam 9 landai. Pokoknya jam 6-7 banyak kegiatan di situ, anggota dari jam 6 sudah berdiri,” pungkasnya.
(Awaludin)