Menurut Wikha, gerakan wakaf tersebut bukan sekadar aksi sosial, tetapi juga bagian dari upaya membina mental dan karakter personel Polri agar lebih religius serta memiliki empati terhadap kebutuhan spiritual masyarakat.
“Bulan Ramadhan adalah momentum terbaik untuk berbagi. Dengan wakaf ini, kami ingin menanamkan nilai bahwa Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan fisik, tetapi juga mendukung pembangunan mental dan spiritual umat,” pungkasnya.
(Awaludin)